Selasa, 20 Oktober 2015

SAP IPS SD (Konsep Sosiologi)



SATUAN ACARA PERKLULIAHAN ( SAP)                                                                                                                        PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR                                                                                                                    UNIVERSITAS  KANJURUHAN MALANG
Nama Matakuliah
:
IPS-SD
Pokok Bahasan
:
Konsep Dasar Sosiologi
Semester
:
1 (Satu) / Ganjil 2012/2013
Alokasi Waktu
:
100 Menit

1.    Kompetensi Dasar

Memahami tentang Konsep Dasar Sosiologi dalam IPS SD

2.    Indikator
    1. Menjelaskan obyek studi sosiologi.
    2. Menjelaskan tentang konsep dasar sosiologi dalam IPS SD.
c.    Menjelaskan tentang materi IPS SD yang berhubungan dengan konsep-konsep sosiologi.

3.  Tujuan

    1. Mahasiswa dapat memahami tentang obyek studi sosiologi.
    2. Mahasiswa dapat memahami  tentang konsep dasar sosiologi yang terdiri dari norma, kelompok, peran sosial, perubahan sosial, tradisi, etnis.
    3. Mahasiswa dapat memahami tentang materi IPS SD yang berhubungan dengan konsep-konsep sosiologi..

4.    Materi

1.    Obyek studi sosiologi adalah interaksi manusia.

2.    Konsep dasar sosiologi, diantaranya :

a.    Norma adalah aturan tidak tertulis yang berlaku di masyarakat. Mula-mula norma tersebut terbentuk secara tidak sengaja, namun lama kelamaan norma-norma tersebut dibuat secara sadar. Terdapat empat (4) macam norma yang berlaku di masyarakat yaitu norma agama, norma susila, norma kesopanan dan norma hukum.

b.    Kelompok adalah sekumpulan orang yang mempunyai keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya. Kriteria utamanya, seperti kepentingan, bertempat tinggal di suatu wilayah tertentu, sikap yang sama dari anggota-anggota kelompok yang bersangkutan, organisasi sosial yang temporer (tidak tetap) dan perbedaan dalam kedudukan, prestise, kesempatan dan tingkat ekonomis.

c.     Peran Sosial adalah peran dan kedudukan seseorang dalam masyarakat. Biasanya berhubungan dengan kedudukan sosial yang diartikan sebagai tempat atau posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial.

d.    Perubahan Sosial, disebabkan oleh :
1.         Sesuatu yang dianggap sudah tidak memuaskan lagi adanya.
2.         Masyarakat mengadakan perubahan karena menyesuaikan dengan faktor-faktor lain yang sudah mengalami perubahan terlebih dahulu.
3.         Masyarakat mengadakan perubahan karena terpaksa.

e.    Tradisi sering diartikan sebagai adat maupun kebiasaan yang berlaku di masyarakat.

f.     Etnis (suku atau ras) merupakan ciri-ciri fisik manusia.

3.    Materi IPS SD yang berhubungan dengan konsep-konsep sosiologi.
Keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia (Materi IPS Kelas V semester ganjil).
a.    Indonesia yang beragam.
b.    Keragaman suku bangsa dan budaya.
c.    Pakaian adat.
d.    Rumah adat.
e.    Keterkaitan sosiologi dengan keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia.
f.     Sikap menghormati keberagaman suku dan budaya.
A.    Keragaman Suku dan Budaya di Indonesia
1.      Indonesia yang Beragam
Wilayah Negara Indonesia yang sangat luas terdiri dari daratan dan lautan yang terbentang dari Sabang di Pulau We sampai Merauke di Pulau Papua didiami oleh berbagai suku bangsa dengan keanekaragaman budaya, hidup berdampingan untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Keragaman suku bangsa dengan budaya yang berbeda-beda merupakan kekayaan bangsa yang dapat dijadikan modal dalam melaksanakan pembangunan di Indonesia.
Perbedaan suku dan budaya menjadi satu kekuatan untuk menentang segala bentuk yang berusaha memecah belah bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).











2.      Bhinneka Tunggal Ika
Pada lambang Negara Indonesia “Garuda Pancasila” terdapat tulisan “Bhinneka Tunggal Ika” yang merupakan semboyan Negara Indonesia. Kalimat Bhinneka Tunggal Ika pertama kali dicetuskan oleh Empu Tantular dalam Kitab Sotasoma. Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tapi tetap satu, memiliki makna meskipun bangsa Indonesia yang beragam budayanya tetapi merupakan satu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisahkan antara yang satu dengan yang lainnya.

Kita sebagai bangsa Indonesia harus menyadari sepenuhnya bahwa wilayah Indonesia yang luas dan terdiri dari beribu-ribu pulau yang dipisahkan oleh laut atau selat serta didiami oleh berbagai suku bangsa memudahkan pihak-pihak yang ingin memecah belah Indonesia. Hal ini tidak boleh terjadi dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus kita pertahankan.

3.      Keragaman Suku Bangsa dan Budaya
a.     Keragaman Suku Bangsa
Wilayah Negara Indonesia yang sangat luas, tebagi menjadi 33 provinsi yang didiami oleh berbagai suku bangsa.
Contoh :
1)     Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam didiami suku : Aceh, Gayo, Tamiang, Simelu, dan Alas.
2)     Provinsi Jawa Timur didiami suku : Jawa, Madura, Tengger, dan Osing.
b.     Keanekaragaman Bahasa Daerah
Selain Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, Indonesia juga memiliki lebih dari 600 bahasa daerah yang tersebar di seluruh wilayah Negara Indonesia. Bahasa daerah sebanyak itu ada yang dikenal masyarakat Indonesia pada umumnya dan ada yang tidak dikenal masyarakat umum.
Beberapa contoh bahasa daerah yang kita kenal, antara lain :
1)     Bahasa Jawa di Pulau Jawa (Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta).
2)     Bahasa Sunda di Pulau Jawa (Jawa Barat).
3)     Bahasa Betawi di Pulau Jawa (DKI Jakarta).
c.      Kesenian Daerah
Kesenian daerah adalah bentuk karya seni yang memberikan ciri khas dari daerah tertentu. Kesenian daerah berupa seni tari, seni musik (yang tertuang dalam lagu daerah), drama, dsb.
1)     Tarian Daerah dan Lagu Daerah
Masing-masing daerah di Indonesia memiliki bentuk tarian daerah dan lagu daerah yang berbeda-beda.
Contoh :
a)     Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
(1)    Tarian daerah : Tari Seudati, Tari Saman, Tari Pukat.
(2)    Lagu daerah   : Bungong Jeumpa, Anju Ahu.
b)     Provinsi Sumatera Utara
(1)    Tarian daerah : Tari Manduda, Tari Serampang Dua Belas.
(2)    Lagu daerah   : Sengko-sengko, Pantun Lama.
2)     Alat Musik Daerah
Alat musik daerah merupakan salah satu hasil karya seni yang memberikan ciri khusus dari masing-masing daerah di Indonesia.
Beberapa contoh alat musik daerah yang terkenal, antara lain :
a)     Angklung dan Calung dari Jawa Barat.
b)     Gamelan dari Jawa, Bali, dan Sunda.
c)      Babun dan Gendek dari Kalimantan.
d)     Ganda dari Gorontalo.
e)     Bonang dari Jawa Timur.
3)     Pertunjukan Rakyat
Contoh pertunjukan rakyat yang banyak dikenal oleh masyarakat, antara lain :
a)     Lenong dan Ondel-ondel dari DKI Jakarta.
b)     Wayang Kulit dari Jawa Tengah.
c)      Wayang Orang dari Jawa Tengah.
d)     Wayang Golek dari Jawa Barat.
e)     Ludruk dari Jawa Timur (Surabaya).
f)      Reog dari Jawa Timur (Ponorogo).

4.      Pakaian Adat
Pakaian adat menunjukan ciri khas dari masing-masing daerah yang merupakan bagian dari budaya daerah di Indonesia. Masing-masing daerah mempunyai pakaian adat yang berbeda-beda. Kadang-kadang ada beberapa daerah mempunyai pakaian adat yang berbeda, tetapi ada beberapa kemiripan.
Beberapa contoh pakaian adat dari berbagai daerah, antara lain :
pakaian adat bali pakaian tradisional bali baju adat bali 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesiapakaian adat Jawa Barat pakaian tradisional Jawa Barat busana adat Jawa Barat Pakaian Adat Tradisional Indonesia   







Gambar : Pakaian Adat Jawa Barat                            Gambar : Pakaian Adat BaliPakaian Adat Nusa Tenggara Timur NTT Pakaian Tradisional Nusa Tenggara Timur NTT 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesiapakaian adat Bangka Belitung pakaian tradisional Bangka Belitung babel 228x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia









Gambar : Pakaian Adat Bangka Belitung           Gambar : Pakaian Adat Nusa Tenggara Timur



5.      Rumah Adat
Rumah adat dari masing-masing daerah di Indonesia berbeda-beda. Rumah adat dapat disebut sebagai rumah asli masyarakat setempat. Pada era sekarang ini sudah jarang kita jumpai rumah adat, walaupun di daerah asalnya. Bentuk rumah adat dapat kita lihat miniaturnya di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta.


rumah adat aceh NAD rumah adat tradisional Rumoh aceh Gambar Rumah Adat Indonesia

Beberapa contoh rumah adat, antara lain :
Gambar : Rumah Adat Nangroe Aceh Darussalam
rumah adat jawa timur jatim rumah joglo jawa timur jatim rumah tradisional jawa timur 300x225 Gambar Rumah Adat Indonesia




                                                                                          

Gambar : Rumah Adat Tongkonan, Sulawesi Selatan
rumah adat tongkonan suku toraja rumah adat sulawesi selatan sulsel 300x224 Gambar Rumah Adat Indonesia


                                                                                                       



Gambar : Rumah Adat Tongkonan, Sulawesi Selatan

B.    Keterkaitan Sosiologi dengan Keragaman Suku Bangsa dan Budaya di Indonesia
1.    Hubungan Sosiologi dengan Keberagaman Suku dan Budaya
Sifat majemuk dari bangsa Indonesia, disamping merupakan kebanggaan hendaknya pula dilihat bahwa suatu negara dengan keanekaragaman suku-bangsa dan kebudayaan mengandung potensi konflik. Oleh karenanya guna menuju suatu integrasi nasional Indonesia yang kokoh, terdapat berbagai kendala yang harus diperhatikan.

Dalam rangka mempersatukan penduduk Indonesia yang beranekawarna, Koentjaraningrat (1982:345-346) melihat ada empat masaah pokok yang dihadapi, ialah :
a.  Mempersatukan aneka warna suku dan bangsa.
b.  Hubungan antar umat beragama.
c.   Hubungan mayoritas dan minoritas.
d.   Integrasi kebudayaan di Pulau Papua dengan kebudayaan Indonesia.
2.    Sikap Menghormati Keberagaman Suku dan Budaya
Kita sebagai bangsa Indonesia harus bersatu padu agar manjadi satu kesatuan yang bulat dan utuh. Untuk dapat bersatu kita harus memiliki pedoman yang dapat menyeragamkan pandangan kita dan tingkah laku kita dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, akan terjadi persamaan langkah dan tingkah laku bangsa Indonesia. Pedoman tersebut adalah Pancasila, kita harus dapat meningkatkan rasa persaudaraan dengan berbagai suku bangsa di Indonesia.
    
Membiasakan bersahabat dan saling membantu dengan sesama warga yang ada di lingkungan kita, seperti gotong royong akan dapat memudahkan tercapainya persatuan dan kesatuan bangsa. Bangsa Indonesia harus merasa satu, senasib sepenanggungan, sebangsa, dan sehati dalam kekuatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah.

Dalam mengembangkan sikap menghormati terhadap keragaman suku bangsa, dapat terlihat dari sifat dan sikap dalam kehidupan sehari-hari, diantaranya adalah sebagai berikut :
a.     Kehidupan bermasyarakat tercipta kerukunan seperti halnya dalam sebuah keluarga.
b.     Antara warga masyarakat terdapat semangat tolong menolong, kerjasama untuk menyelesaikan suatu masalah, dan kerjasama dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
c.      Dalam menyelesaikan urusan bersama selalu diusahakan dengan melalui musyawarah.
d.     Terdapat kesadaran dan sikap yang mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
e.     Sikap dan keadaan seperti di atas harus dijunjung tinggi serta dilestarikan. Untuk lebih memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, kita dapat melaksanakan pertukaran kesenian daerah dari seluruh pelosok tanah air. Dengan adanya kegiatan pertukaran kesenian daerah tersebut dapat memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia, antara lain:
1)     Dapat saling pengertiaan antarsuku bangsa
2)     Dapat lebih mudah mencapai persatuan dan kesatuan
3)     Dapat mengurangi prasangka antar suku
4)     Dapat menimbulkan rasa kecintaan terhadap tanah air dan bangsa




5.    Pengalaman Belajar / Skenario Pembelajaran.

a.    Pendahuluan (10 menit)
·         Apersepsi dengan mengucapkan salam, menanyakan keadaan mahasiswa, mengingatkan kembali materi minggu yang lalu tentang konsep-konsep dasar sejarah. Menanyakan tugas minggu yang lalu dan menyampaikan Kompetensi dasar dan indikator yang akan dipelajari hari ini. Memberikan motivasi dengan cara memberikan pertanyaan tentang konsep sosiologi.

b.    Kegiatan Inti (75 menit)
·         Eksplorasi
Dalam kegiatan ekplorasi, dosen menjelaskan tentang 1) obyek studi sosiologi yaitu interaksi manusia. 2) konsep dasar sosiologi 3) Materi IPS SD yang berhubungan dengan konsep-konsep sosiologi.
1)    Memfasilitasi terjadinya interaksi antar mahasiswa maupun interaksi mahasiswa dengan dosen dan sumber belajar lainnya.
2)    Melibatkan mahasiswa secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran.
·         Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, dosen
1)    membiasakan mahasiswa membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna.
2)    Memfasilitasi mahasiswa melalui pemberian tugas, diskusi dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.
3)    Menyiapkan 66 buah gambar yang berkaitan dengan materi untuk dianalisis oleh mahasiswa.
4)    Beberapa mahasiswa disuruh bergantian maju ke depan untuk menyesuaikan gambar yang dipersiapkan dari 33 propinsi, penunjukan mahasiswa dengan menggunakan talking stick.
5)    Memberi kesempatan untuk berfikir, menganalisis, menyelesaikan masalah dan bertindak tanpa rasa takut.
6)    Memfasilitasi mahasiswa berkompetensi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.
7)    Memfasilitasi mahasiswa untuk menyajikan hasil kerja individual.
8)    Memfasilitasi mahasiswa melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri.
·         Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi, dosen :
1)    Bertanya jawab tentang hal_hal yang belum diketahui mahasiswa.
2)    Bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan.

c.    Kegiatan Penutup (15 menit)
Dalam kegiatan penutup, dosen :
1)    Bersama-sama dengan mahasiswa dan/ atau sendiri membuat rangkuman pelajaran.
2)    Menanyakan kesulitan atau hambatan yang dialami mahasiswa selama proses pembelajaran.
3)    Melaksanakan post test.
4)    Memberikan tugas individu, yaitu membuat kliping gambar-gambar pakaian adat, rumah adat dan tarian daerah.
5)    Menutup pelajaran dengan mengucapkan salam.

6.    Alat/ Bahan/ Sumber Belajar

a.    LCD, Laptop.
b.    Slide Powerpoint.
c.    Peta Dinding Indonesia.
d.    Gambar rumah adat, pakaian adat, tarian daerah.
e.    Bambang Warsito, 2009, Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial, Surya Pena Gemilang, Malang.
f.     Endang Susilaningsih dan Linda S. Limbong, 2008, Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk SD/MI Kelas 5, Pusat Perbukuan Depdiknas.
g.    George Ritser, 2007, Sosiologi Ilmu Pengetahuan Berparadigma Ganda, Raja Grafindo Persada, Jakarta
h.    Koentjaraningrat,2005, Pengantar Ilmu Antropologi, Rineka Cipta, Jakarta.  
i.      Soerjono Soekanto, 2000, Sosiologi Suatu Pengantar, Rajawali Pers, Jakarta.
j.      Siti Halimatus S, 2012, Ilmu Pengetahuan Sosial Sekolah Dasar (Buku Ajar), PGSD Universitas Kanjuruhan Malang.




7.    Rancangan Penilaian
Hadiran Min 75 % + KeTugas + 2 (UTS) + 2 (UAS) / 5

Indikator Pencapaian Kompetensi
Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian
Teknik
Bentuk
 Instrumen
Contoh Instrumen
1.    Mendeskripsikan obyek studi sosiologi
Tes tertulis
Uraian
Jelaskan obyek studi sosiologi
2.    Menjelaskan konsep dasar sosiologi
Tes tertulis
Uraian
Jelaskan konsep dasar sosiologi
3.    Menyebutkan konsep-konsep dasar sosiologi
Tes tertulis
Uraian
Sebutkan 6 konsep dasar sosiologi
4.    Menyebutkan keragaman suku bangsa
Tes tertulis
Uraian
Sebutkan 10 suku bangsa di indonesia
5.    Mendeskripsikan keterkaitan sosiologi dengan keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia
Tes tertulis
Uraian
Jelaskan keterkaitan sosiologi dengan keragaman suku bangsa dan budaya di Indonesia


                                                                        Malang,14 Desember 2012
                                                                        Dosen Pengampu




                                                                        Dra. Siti Halimatus Sakdiyah,S.Pd.,M.Pd









Lampiran:
Gambar Pakaian Adat Tradisional Provinsi di Indonesia

1.    Nanggroe Aceh Darussalam
pakaian tradisional aceh pakaian adat aceh Ulee Balang 198x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia





Pakaian Adat Aceh "Ulee Balang"
2.    pakaian adat ulos sumatera utara pakaian tradisional ulos sumatra utara sumut 200x300 Pakaian Adat Tradisional IndonesiaSumatera Utara




Pakaian Adat Sumatera Utara "Ulos"
3.    pakaian tradisional melayu Indragiri Riau pakaian adat nusantara melayu Pakaian Adat Tradisional IndonesiaRiau





Pakaian Adat Melayu "Indragiri Riau"

4.    Sumatera Barat

Pakaian adat Sumatera Barat

5.    Pakaian Adat Jambi pakaian tradisional jambi 267x300 Pakaian Adat Tradisional IndonesiaJambi














Pakaian Adat Melayu Jambi


6.    Kepulauan Riau
Pakaian Adat Melayu "Siak Riau"
7.    Bengkulu
Pakaian Adat Bengkulu

8.    Sumatera Selatan
Pakaian adat sumatera selatan Aesan Gede pakaian tradisional sumatera selatan Aesan Gede 201x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia





Pakaian Adat Sumatera Selatan Aesan Gede

9.    pakaian adat Bangka Belitung pakaian tradisional Bangka Belitung babel 228x300 Pakaian Adat Tradisional IndonesiaBangka Belitung





Pakaian Adat Bangka Belitung



10. pakaian adat lampung pakaian tradisional lampung 192x300 Pakaian Adat Tradisional IndonesiaLampung



Pakaian Adat Lampung

11. DKI Jakarta
Pakaian Adat Pengantin Betawi

12. Banten
Pakaian Adat Banten

13. Jawa Barat


pakaian adat Jawa Barat pakaian tradisional Jawa Barat busana adat Jawa Barat Pakaian Adat Tradisional Indonesia
 












Pakaian Adat Jawa Barat
14. Jawa Tengah
Pakaian Adat Jawa Tengah



15. DIY Yogyakarta
pakaian adat Yogyakarta pakaian tradisional Yogyakarta busana adat Yogyakarta 290x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia









Pakaian Adat Yogyakarta

16. Jawa Timur


pakaian adat Jawa Timur pakaian tradisional Jawa Timur 204x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
 










Pakaian Adat Jawa Timur
17. Bali


pakaian adat bali pakaian tradisional bali baju adat bali 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia
 











Pakaian Adat Bali

18.  Nusa Tenggara Barat
Pakaian Adat NTB

19. Nusa Tenggara Timur
Pakaian Adat NTT

20. Kalimantan Barat
Pakaian Adat Kalimantan Barat

21. Kalimantan Tengah












Pakaian Adat Kalimantan Tengah

22. Kalimantan Timur
Pakaian Adat Kalimantan Timur

23. Kalimantan Selatan












Pakaian Adat Kalimantan Selatan

24. Sulawesi Selatan
Pakaian Adat Sulawesi Selatan

25. Sulawesi Tengah












Pakaian Adat Sulawesi Tengah
26. Sulawesi Tenggara
Pakaian Adat Sulawesi Tenggara



27. Gorontalo

Pakaian Adat Gorontalo

28. Sulawesi Utara
Pakaian Adat Sulawesi Utara

29. Sulawesi Barat
Pakaian Adat Toraja
30. Maluku
Pakaian Adat Ambon

31. Maluku Utara
Pakaian Adat Maluku Utara

32. Papua
Pakaian Adat Papua Pakaian Tradisional Papua Baju Adat Papua 234x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia













Pakaian Adat Papua

33. Papua Barat
Pakaian Adat Papua Barat Pakaian Tradisional Papua Barat 225x300 Pakaian Adat Tradisional Indonesia













Pakaian Adat Ewer

Gambar Rumah Adat Tradisional Provinsi di Indonesia

1.     Nanggroe Aceh Darussalam
rumah adat aceh NAD rumah adat tradisional Rumoh aceh Gambar Rumah Adat Indonesia







Rumah Aceh

2.     Sumatera Utara
rumah adat sumatera utara sumut Rumah tradisional balai batak toba Gambar Rumah Adat Indonesia







Rumah Adat Balai Batak Toba


3.     Riau
rumah adat kepulauan riau rumah adat tradisional Rumah melayu selaso jatuh kembar Gambar Rumah Adat Indonesia






Rumah Melayu Selaso Kembar


4.      Sumatra Barat
rumah adat sumatera barat sumbar rumah tradisonal sumbar Rumah gadang Gambar Rumah Adat Indonesia








Rumah Gadang Minangkabau

5.      http://mursyidyusmar.files.wordpress.com/2008/10/rumah-adat-copy.jpgJambi








Rumah Panggung




6.      http://esont.files.wordpress.com/2010/12/rumah-adat-melayu5-f-yusuf.jpg?w=497&h=331Kepulauan Riau







Rumah Limas Potong


7.     bubungan-lima-bengkulu-traditional-house.jpgBengkulu







Rumah Bubugan Lima

8.     https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEii_fWXyrNwEf9IAnBNFLnp8TfTSRR8zuUNXQJ9cYCU0BwCIAnfOFgb8Ac_DzPwiYWyOOHuw6FJ0mYBJl9YlcgH7k82_NdKPPrGzT0zMClJJPX_19LHqgsMPLJFJkpGOtFvLfAd5Z_1pxQ/s400/Limas.JPGSumatera Selatan






Rumah Limas

9.     Bangka Belitung








Rumah Rakit
10. rumah-sesat lampungLampung





Rumah Adat Nuwo Sesat
11. gambar rumah adat betawi rumah betawi asli desain rumah khas betawi rumah tradisional betawi rumah kebaya bali 300x225 Gambar Rumah Adat IndonesiaDKI Jakarta





Rumah Kebaya
12.   http://lumbungbanten.files.wordpress.com/2007/10/leuitbaduy.jpgBanten







Rumah Panggung Banten

13.   rumah adat jawa barat jabar rumah adat kasepuhan cirebon jawa barat Gambar Rumah Adat IndonesiaJawa Barat







Rumah Kasepuhan Cirebon

14.   joglo-house-middle-java-traditional-house1Jawa Tengah






Rumah Joglo
15.   Daerah Istimewa Yogyakarta
jogja jawa timur






Rumah Bangsal Kencono

16.   Jawa Timur
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiYFe5RgoNFYlWc_yWPlZq5AGBnLk_zXEWqvJRGNqDrzz3lKoq9y4Xu_xXyMkCHue0q4QUsNBKfveBpjJor9uPiWL-jilUxgqU3wyXQeUsRXb3f28vq5vsJJpwoGAOgT_LEVGkV5buTS9k/s400/jawa-timur.jpg




Rumah Joglo
17.   rumah adat bali Gapura candi bentar rumah tradisional bali rumah khas bali 300x225 Gambar Rumah Adat IndonesiaBali




Rumah Gapura Candi Bentar

18.   rumah adat nusa tenggara barat NTB rumah adat Dalam loka samawa nusa tenggara barat NTB 300x201 Gambar Rumah Adat IndonesiaNusa Tenggara Barat





Rumah Dalam Loka Samawa

19.   rumah adat nusa tenggara timur NTT Sao ata mosa lakitana nusa tenggara timur 300x233 Gambar Rumah Adat IndonesiaNusa Tenggara Timur





Sao Ata Mosa Lakitana

20.   Kalimantan Barat
rumah adat kalimantan barat rumah adat suku dayak Rumah panjang kalimantan barat kalbar suku dayak 300x163 Gambar Rumah Adat Indonesia



Rumah Panjang (Rumah Adat Suku Dayak)
21.   rumah adat kalimantan tengah kalteng Rumah betang kalimantan tengah kalteng pontianak suku dayak 300x224 Gambar Rumah Adat IndonesiaKalimantan Tengah




Rumah Bentang
22.   lamin-house-dayak-east-borneo-traditional-house KALTIMKalimantan Timur





Rumah Lamin
23.   rumah adat kalimanten selatan kalsel Rumah banjarmasin rumah banjar kalimantan selatan kalsel 300x225 Gambar Rumah Adat IndonesiaKalimantan Selatan








Rumah Banjar
24.   Sulawesi Selatan
sulsel





Rumah Tongkongan
25.   rumah Souraja rumah saoraja rumah raja rumah adat sulawesi tengah sulteng 300x200 Gambar Rumah Adat IndonesiaSulawesi Tengah





Rumah Sauraja atau Rumah Besar

26.   https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgqLrDkt25c8lNH8SUGIregF6plmQdAvO9iWg7e-jbB-JeV5skuE6S7G7v8H8JB_AEAQQeePmhH4dqmkMdQpqBI1ZCfhQY7X7-PbFjZm7RhIc77sA0zyte9QXrvxLSOP92lg9XOETki7L5y/s1600/rumah-adat-sulawesi-tengara.jpgSulawesi Tenggara





Rumah Laikas

27.   SULUTSulawesi Utara





Rumah Adat Boolang Mongondow








28. Sulawesi Barat




Rumah Tongkongan
29. Rumah Adat Gorontalo rumah adat doloupa gorontalo 300x224 Gambar Rumah Adat IndonesiaGorontalo





Rumah Doloupa

30. rumah-adat-malukuMaluku





Rumah Baileo


31. Maluku Utara                                             33. Papua






Rumah Baileo                                                               Rumah Hanoi
32. Papua Barat
    








Rumah Hanoi

SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SEKOLAH DASAR
Oleh : Dra. Siti Halimatus Sakdiyah,S.Pd.,M.Pd







UNIVERSITAS KANJURUHAN MALANG                                                      FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN                                    PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR                                                       2012

1 komentar: